Duka di Bromo! Empat Orang Tewas Saat Berjuang Memadamkan Kebakaran Hutan
- account_circle Putri Alia
- calendar_month 10 jam yang lalu
- print Cetak

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lambeKu.com – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, menelan korban jiwa. Empat orang yang terlibat dalam upaya pemadaman dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa yang terjadi pada Kamis (15/10/2026).
Tragedi tersebut menjadi perhatian setelah para petugas dan personel gabungan berupaya mengendalikan kobaran api di kawasan yang memiliki medan menantang. Tiga orang ditemukan meninggal di lokasi kejadian, sedangkan seorang korban lainnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Para korban berasal dari unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran, termasuk petugas taman nasional dan pekerja perusahaan. Peristiwa ini menjadi pengingat besarnya risiko yang dihadapi petugas ketika berjuang memadamkan kebakaran di kawasan hutan.
Sejumlah Korban Mengalami Luka Bakar
Selain empat korban meninggal, sejumlah orang mengalami luka-luka. Dua korban dengan kondisi luka bakar berat dan gangguan saluran pernapasan akibat paparan asap serta hawa panas dirujuk ke RSUD Dr Soetomo, Surabaya, untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Proses evakuasi dan penanganan korban dilakukan dengan melibatkan pihak terkait. Kondisi medan serta situasi kebakaran menjadi bagian penting yang perlu ditelusuri untuk memahami bagaimana peristiwa tersebut terjadi.
Kebakaran dilaporkan bermula pada Selasa (13/10/2026). Menurut keterangan pengelola kawasan, api berasal dari area ladang warga sebelum kemudian meluas dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Polisi Selidiki Penyebab Kejadian
Kepolisian telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden yang merenggut nyawa empat orang tersebut. Tim Inafis dan penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan saksi.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa kemungkinan adanya unsur kelalaian atau tindak pidana masih perlu didalami. Karena itu, penyebab kejadian tidak dapat disimpulkan sebelum penyelidikan selesai.
Pengelola TNBTS juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan para korban.
Keselamatan Petugas Jadi Perhatian
Tragedi ini menyoroti pentingnya prosedur keselamatan, koordinasi tim, serta pemantauan kondisi lapangan saat pemadaman kebakaran hutan dilakukan.
Petugas yang bekerja di area rawan kebakaran menghadapi berbagai risiko, mulai dari perubahan arah angin, asap tebal, suhu tinggi, hingga kemungkinan jalur evakuasi terputus.
Publik kini menanti hasil penyelidikan untuk mengetahui rangkaian kejadian secara lebih lengkap. Yang jelas, empat nyawa yang hilang dalam upaya pemadaman tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan mereka.***
- Penulis: Putri Alia

Saat ini belum ada komentar