Konser Ye di GBK Tampilkan Panggung Megah, Ribuan Penggemar Nikmati Lagu-Lagu Hits
- account_circle Nindya Suci
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

Konser Ye di GBK Tampilkan Panggung Megah ( foto: RCTI+)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lambeKu.com – Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, menjadi pusat perhatian penggemar musik internasional pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026, saat rapper asal Amerika Serikat, Ye, tampil dalam konser perdananya di Indonesia.
Pertunjukan bertajuk Ye Live in Jakarta itu dibuka dengan lagu “King”. Ye tampil di atas panggung berbentuk bola dunia raksasa yang menjadi salah satu daya tarik visual utama pertunjukan.
Konsep panggung tersebut dipadukan dengan layar berukuran besar, permainan cahaya, laser, dan efek visual yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton di stadion.
Sepanjang pertunjukan, Ye membawakan sejumlah lagu yang dikenal luas oleh penggemarnya. Lagu seperti “Heartless”, “Homecoming”, dan “Runaway” menjadi bagian dari daftar penampilan yang mendapat perhatian penonton.
Kehadiran penggemar dari berbagai negara turut memberi warna pada acara tersebut.
Sebelum konser berlangsung, penyelenggara menyebut sekitar 20 ribu tiket telah dibeli penonton dari luar negeri.
Angka itu menunjukkan potensi konser internasional dalam menarik kunjungan ke Jakarta.
Meski produksi panggung mendapat sorotan positif, pengalaman penonton tidak sepenuhnya seragam.
Sejumlah laporan setelah acara menyoroti minimnya interaksi verbal Ye dengan penonton.
Artinya, daya tarik pertunjukan lebih banyak bertumpu pada musik dan visual dibandingkan komunikasi langsung di atas panggung.
Konser berskala besar juga memiliki dampak di luar arena pertunjukan.
Kehadiran penonton dari luar kota dan luar negeri berpotensi menggerakkan sektor transportasi, penginapan, kuliner, dan usaha ritel di sekitar lokasi acara.
Bagi Jakarta, konser internasional seperti ini menjadi peluang untuk memperkuat posisi sebagai tujuan pertunjukan musik global.
Namun, pengalaman penonton, pengelolaan arus pulang, akses transportasi, dan kenyamanan selama acara tetap menjadi unsur penting dalam penyelenggaraan konser berikutnya.***
- Penulis: Nindya Suci

Saat ini belum ada komentar