Musim Hujan 2026 Mundur: Cara Jaga Kesehatan dan Rumah
- account_circle leksana
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Foto ilustrasi artificial lambeku
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lambeKu.com – Langit mendung dan hujan sesekali turun, tapi apakah musim hujan benar-benar sudah tiba? Menurut prakiraan BMKG, awal musim hujan 2026/2027 di sebagian besar wilayah Indonesia datang lebih lambat dari biasanya. Penyebabnya adalah El Nino yang kuat dan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif.
Datang bertahap
BMKG memperkirakan musim hujan dimulai bertahap pada November hingga Desember 2026. Pada November, sekitar 24,66 persen wilayah (185 zona musim) mulai memasuki musim hujan, antara lain sebagian Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali. Puncaknya diprediksi terjadi Desember 2026 hingga Februari 2027.
Untuk Jakarta, waktunya berbeda-beda. Jakarta Selatan diperkirakan mulai pertengahan November, sedangkan Jakarta Utara baru menyusul akhir Desember. Hujan beberapa hari di bulan September lalu juga belum dihitung sebagai awal musim hujan.
Tips menyambut pancaroba
Masa peralihan musim kerap membuat badan mudah tumbang. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
- Jaga daya tahan tubuh. Cukup tidur, minum air putih, dan konsumsi buah serta sayur.
- Bawa perlengkapan hujan. Jas hujan atau payung mengurangi risiko kehujanan lalu masuk angin.
- Bersihkan talang dan saluran air. Genangan menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
- Cek kendaraan. Periksa wiper, rem, ban, dan lampu sebelum hujan deras datang.
- Amankan jemuran dan barang elektronik. Siapkan cadangan pakaian kering di rumah.
Bila gejala demam atau batuk berlangsung lebih dari beberapa hari, segera periksa ke fasilitas kesehatan.
Lebih baik bersiap sekarang daripada repot saat hujan turun deras. Pantau terus pembaruan cuaca dari BMKG untuk wilayah Anda.***
- Penulis: leksana

Saat ini belum ada komentar