Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tambang Emas Ilegal Ancam Kelestarian TNKS, 119 Hektare Kawasan Teridentifikasi Terdampak

Tambang Emas Ilegal Ancam Kelestarian TNKS, 119 Hektare Kawasan Teridentifikasi Terdampak

  • account_circle Hanken surya
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lambeKu.com – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin kembali menjadi ancaman serius bagi kawasan konservasi Indonesia. Di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Provinsi Jambi, hasil analisis geospasial mengidentifikasi sekitar 119,32 hektare kawasan hutan yang terdampak aktivitas pertambangan ilegal.

Temuan tersebut terungkap dalam operasi terpadu yang melibatkan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur kejaksaan.

Penyisiran dilakukan pada 5 November 2026 di sejumlah titik, termasuk wilayah Penetai yang berada di perbatasan Kabupaten Kerinci dan Merangin.

Berdasarkan hasil analisis geospasial yang disampaikan petugas, luas 119,32 hektare tersebut merupakan kawasan terdampak yang teridentifikasi di wilayah Penetai. Temuan ini menjadi dasar bagi petugas untuk melanjutkan penelusuran dan penertiban.

Ancaman terhadap ekosistem kawasan konservasi

Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Pulau Sumatera. Kawasan ini memiliki hutan hujan tropis dengan keanekaragaman hayati yang tinggi serta berperan menjaga keseimbangan ekosistem.

Aktivitas pertambangan tanpa izin di dalam kawasan hutan dapat menimbulkan dampak yang tidak sederhana. Pembukaan lahan, penggalian tanah, pembangunan jalur angkut, hingga penggunaan bahan kimia dalam proses pengolahan emas berpotensi mengubah kondisi lingkungan.

Kerusakan tutupan hutan juga dapat meningkatkan risiko erosi dan sedimentasi sungai. Jika limbah pertambangan tidak dikelola dengan baik, kualitas air dan habitat organisme perairan dapat ikut terancam.

Dampak tersebut tidak hanya dirasakan oleh lingkungan di sekitar lokasi tambang. Masyarakat yang bergantung pada sumber air dan sumber daya alam di kawasan sekitar juga berpotensi terkena akibatnya.

Penertiban dan pemulihan kawasan

Dalam operasi tersebut, tim gabungan melakukan identifikasi lokasi, pemasangan tanda penguasaan kembali kawasan hutan, serta penelusuran terhadap alat berat yang diduga digunakan untuk aktivitas pertambangan ilegal.

Balai Besar TNKS juga memiliki peran dalam mengidentifikasi tingkat kerusakan dan menyiapkan langkah pemulihan ekosistem pada area yang terdampak.

Penanganan pertambangan ilegal di kawasan konservasi membutuhkan pengawasan berkelanjutan. Penertiban di lapangan perlu diikuti penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti terlibat, sekaligus pemulihan lahan agar fungsi ekologis kawasan dapat kembali berjalan.

Temuan di TNKS menjadi pengingat bahwa perlindungan hutan tidak cukup hanya dengan menetapkan kawasan konservasi. Pengawasan, penegakan hukum, dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk mencegah kerusakan yang lebih luas.***

  • Penulis: Hanken surya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Mulai Pantau 8.000 Koperasi Merah Putih, Apa yang Diperiksa?

    Pemerintah Mulai Pantau 8.000 Koperasi Merah Putih, Apa yang Diperiksa?

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    Lambeku.com –  Pemerintah mulai melakukan pemantauan terhadap sekitar 8.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada Kamis (15/10/2026). Langkah ini bertujuan mengetahui kondisi operasional koperasi sekaligus mengidentifikasi hambatan yang perlu segera ditangani. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan rencana pemantauan tersebut setelah memimpin rapat koordinasi terkait KDKMP di Jakarta pada Rabu (14/10/2026). Menurut rencana pemerintah, […]

  • Realme C01 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 6.500 mAh dan Harga Mulai Rp2,6 Juta

    Realme C01 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 6.500 mAh dan Harga Mulai Rp2,6 Juta

    • calendar_month 12 jam yang lalu
    • account_circle leksana
    • 0Komentar

    lambeKu.com – Pasar smartphone kelas harga Rp2 jutaan kembali mendapat pilihan baru setelah realme menghadirkan realme C01 di Indonesia pada 6 November 2026. Perangkat ini mengandalkan baterai berkapasitas 6.500 mAh, layar dengan refresh rate 120Hz, serta penyimpanan UFS 2.2 sebagai daya tarik utamanya. realme C01 hadir dalam dua pilihan kapasitas penyimpanan. Varian 4GB RAM dengan […]

  • Gen Z Makin Peduli Kesehatan, Tidur Berkualitas hingga Olahraga Jadi Prioritas

    Gen Z Makin Peduli Kesehatan, Tidur Berkualitas hingga Olahraga Jadi Prioritas

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Nindya Suci
    • 0Komentar

    lambeKu.com – Gaya hidup sehat semakin menjadi perhatian generasi muda Indonesia. Bagi Gen Z, menjaga kesehatan kini bukan sekadar soal penampilan, tetapi juga berkaitan dengan kualitas tidur, pola makan, aktivitas fisik, dan keseimbangan kesehatan mental. Tren tersebut terlihat dari meningkatnya minat terhadap berbagai aktivitas kebugaran, mulai dari lari, gym, pilates, padel, hingga hiking. Kegiatan ini […]

  • Nothing Headphone (1) Pro Masuk Indonesia, Tawarkan ANC Adaptif dan Baterai 68 Jam

    Nothing Headphone (1) Pro Masuk Indonesia, Tawarkan ANC Adaptif dan Baterai 68 Jam

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle leksana
    • 0Komentar

    lambeKu.com – Pasar perangkat audio premium Indonesia kedatangan produk baru. Nothing Headphone (1) Pro resmi hadir di Tanah Air dengan membawa desain transparan khas Nothing, sistem tiga driver, serta fitur peredam bising adaptif atau Adaptive Active Noise Cancellation (ANC). Headphone ini diperkenalkan di Indonesia pada 28 Oktober 2026 dengan harga Rp6.999.000. Produk tersebut tersedia melalui […]

  • JIS Bawa Nama Indonesia ke Dunia, Atap Buka-Tutup Raih Penghargaan Internasional

    JIS Bawa Nama Indonesia ke Dunia, Atap Buka-Tutup Raih Penghargaan Internasional

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    LambeKu.com – Jakarta International Stadium (JIS) kembali membawa nama Indonesia ke panggung internasional. Kali ini bukan karena pertandingan sepak bola, melainkan karena teknologi konstruksinya. JIS meraih penghargaan pada ajang Bentley Year in Infrastructure (YII) Awards 2026 yang berlangsung di Singapura. Proyek tersebut mendapat penghargaan dalam kategori rekayasa struktur melalui karya bertema rancangan atap buka-tutup terbesar. Penghargaan […]

  • Tren Fashion 2026 Makin Beragam, Gorpcore hingga OOTD Bisa Jadi Inspirasi Gaya Harian

    Tren Fashion 2026 Makin Beragam, Gorpcore hingga OOTD Bisa Jadi Inspirasi Gaya Harian

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Nindya Suci
    • 0Komentar

    lambeKu.com – Tren fashion terus berkembang dengan menghadirkan pilihan gaya yang semakin beragam. Pada 2026, gorpcore dan konten outfit of the day (OOTD) menjadi bagian dari inspirasi berpakaian yang banyak ditemukan di platform digital. Lambeku.com enyoroti perkembangan tren fashion di TikTok, termasuk meningkatnya peran kreator dalam memperkenalkan gaya dan produk kepada audiens. Bagi pencinta fashion, […]

expand_less