Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Selebritas » Kasus Betrand Peto Memasuki Babak Baru, Polisi Siapkan Gelar Perkara Usai Pemeriksaan

Kasus Betrand Peto Memasuki Babak Baru, Polisi Siapkan Gelar Perkara Usai Pemeriksaan

  • account_circle Lambeku
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LambeKu.com — Kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang menyeret nama penyanyi Betrand Peto memasuki tahapan penting. Setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, penyidik berencana melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Perkembangan ini membuat perhatian publik terhadap kasus yang melibatkan putra Ruben Onsu tersebut kembali meningkat.

Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto yang diberitakan pada 9 Oktober 2026, Betrand diperiksa selama sekitar delapan jam dengan 54 pertanyaan dari penyidik.

Keterangan tersebut akan dicocokkan dengan alat bukti dan keterangan saksi lainnya.

Apa yang Akan Ditentukan Polisi?

Gelar perkara merupakan tahapan untuk mengevaluasi hasil penanganan suatu perkara dan menentukan langkah berikutnya berdasarkan bukti yang tersedia.

Dalam kasus ini, penyidik akan menilai apakah terdapat unsur pidana yang cukup untuk melanjutkan perkara ke tahap penyidikan atau mengambil keputusan lain sesuai ketentuan hukum.

Karena itu, rencana gelar perkara tidak dapat dimaknai sebagai tanda bahwa tuduhan telah terbukti.

Proses tersebut justru menjadi bagian dari upaya penyidik menilai fakta secara lebih menyeluruh.

Pemeriksaan Menelusuri Kronologi

Kuasa hukum Betrand, Timothy Ezra, menjelaskan bahwa pertanyaan penyidik antara lain berkaitan dengan kronologi keberadaan kliennya di lokasi kejadian, aktivitas selama berada di tempat tersebut, serta pihak-pihak yang dapat memberikan keterangan.

Informasi ini menunjukkan bahwa penyidik berupaya menyusun rangkaian peristiwa berdasarkan keterangan dan bukti yang dikumpulkan.

Namun, hasil pemeriksaan secara lengkap belum dapat disimpulkan hanya dari jumlah pertanyaan yang diajukan.

Publik Perlu Menunggu Hasil Resmi

Kasus yang melibatkan figur terkenal sering kali berkembang menjadi perdebatan di media sosial. Berbagai potongan informasi dapat memunculkan penilaian sebelum proses hukum selesai.

Dalam situasi seperti ini, penting untuk tetap membedakan status terlapor dari status tersangka, apalagi putusan bersalah.

Hak semua pihak untuk memberikan keterangan dan memperoleh proses hukum yang adil harus tetap dihormati.

Perkembangan berikutnya akan bergantung pada hasil gelar perkara dan keputusan resmi penyidik.

Bagi publik, hal yang paling penting bukan sekadar siapa yang menjadi bahan perbincangan, melainkan apakah proses hukum mampu mengungkap fakta secara objektif.***

  • Penulis: Lambeku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia vs Thailand Malam Ini, SUGBK Penuh 67 Ribu Suporter, Garuda Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup

    Indonesia vs Thailand Malam Ini, SUGBK Penuh 67 Ribu Suporter, Garuda Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    Lambeku.com – Pertandingan yang ditunggu-tunggu pecinta sepak bola Asia Tenggara akhirnya tiba. Timnas Indonesia menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Laga penentuan gelar tersebut dijadwalkan kick-off pukul 20.00 WIB. Pertandingan dapat disaksikan melalui siaran langsung SCTV dan Indosiar serta layanan streaming Vidio. […]

  • Daus Mini Murka Namanya Dicatut Akun Palsu, Disebut Jadi Korban Pembunuhan Karakter

    Daus Mini Murka Namanya Dicatut Akun Palsu, Disebut Jadi Korban Pembunuhan Karakter

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    LambeKu.com — Komedian Daus Mini tengah menghadapi persoalan yang berbeda dari biasanya. Bukan karena lawakan atau penampilannya di televisi, nama Daus justru terseret dalam konten provokatif yang disebarkan melalui akun media sosial palsu. Akun tersebut diduga menggunakan nama dan identitas Daus Mini untuk menyebarkan ujaran kebencian bernuansa keagamaan hingga konten yang disebut berpotensi mengadu domba […]

  • JIS Bawa Nama Indonesia ke Dunia, Atap Buka-Tutup Raih Penghargaan Internasional

    JIS Bawa Nama Indonesia ke Dunia, Atap Buka-Tutup Raih Penghargaan Internasional

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    LambeKu.com – Jakarta International Stadium (JIS) kembali membawa nama Indonesia ke panggung internasional. Kali ini bukan karena pertandingan sepak bola, melainkan karena teknologi konstruksinya. JIS meraih penghargaan pada ajang Bentley Year in Infrastructure (YII) Awards 2026 yang berlangsung di Singapura. Proyek tersebut mendapat penghargaan dalam kategori rekayasa struktur melalui karya bertema rancangan atap buka-tutup terbesar. Penghargaan […]

  • Viral Pedagang Perempuan Dipukul di Bogor, Polisi Kantongi Identitas “Bang Jago”

    Viral Pedagang Perempuan Dipukul di Bogor, Polisi Kantongi Identitas “Bang Jago”

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    Lambeku.com – Video seorang pria yang diduga memukul seorang perempuan hingga mengacak-acak barang dagangannya di Pasar Griya Bukit Jaya, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, viral di media sosial. Kasus yang semula ramai diperbincangkan warganet itu kini masuk ke proses hukum. Polisi memastikan identitas pria yang dalam video viral disebut sebagai “Bang Jago” telah diketahui. Kanit Reskrim […]

  • Foto Gibran Diturunkan di DPRD Sukabumi, Novi Anggriani Singgung Etika Pejabat Publik

    Foto Gibran Diturunkan di DPRD Sukabumi, Novi Anggriani Singgung Etika Pejabat Publik

    • calendar_month 21 jam yang lalu
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    LambeKu.com – Politikus perempuan asal Depok, Novi Anggriani, menyoroti tindakan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, Rojab Asy’ari, yang menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dari ruang kerjanya. Menurut Novi, peristiwa tersebut perlu dilihat bukan hanya dari perspektif politik, tetapi juga dari sisi etika pejabat publik dan penghormatan terhadap institusi negara. […]

  • KPK Panggil Nusron Wahid, Hingga Siang Menteri ATR/BPN Belum Hadir

    KPK Panggil Nusron Wahid, Hingga Siang Menteri ATR/BPN Belum Hadir

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    Lambeku.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN, Rabu (7/10/2026). Namun hingga siang hari, Nusron belum hadir di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik masih menunggu […]

expand_less