KRL Jakarta Kota–Bogor Sempat Mengeluarkan Asap, KAI Commuter Jelaskan Penyebabnya
- account_circle leksana
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

KRL Jakarta Kota–Bogor Sempat Mengeluarkan Asap
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lambeKu.com – Gangguan operasional terjadi pada rangkaian Commuter Line relasi Jakarta Kota–Bogor di Stasiun Jakarta Kota, Selasa (27/10/2026).
Kereta tersebut mengeluarkan asap dan terlihat adanya percikan api sehingga petugas melakukan pemeriksaan untuk memastikan keamanan perjalanan.
Berdasarkan penjelasan KAI Commuter yang dikutip Tirto, gangguan terjadi pada pantograf salah satu rangkaian kereta bernomor 1378. Pantograf merupakan perangkat di bagian atas kereta yang berfungsi menyalurkan listrik dari jaringan listrik aliran atas ke sistem penggerak kereta.
Setelah gangguan diketahui, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana.
Penumpang dari rangkaian terdampak dialihkan ke kereta lain agar perjalanan dapat dilanjutkan dengan memperhatikan aspek keselamatan.
KAI Commuter juga menyampaikan bahwa rangkaian yang mengalami gangguan diberangkatkan untuk menjalani perbaikan.
Perusahaan menyiapkan rangkaian pengganti sebagai bagian dari upaya menjaga pelayanan kepada pengguna.
Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya pemeriksaan berkala terhadap fasilitas dan komponen kereta listrik.
Sebagai moda transportasi yang digunakan masyarakat untuk perjalanan harian, keandalan sarana dan penanganan gangguan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan sekaligus ketepatan layanan.
Bagi pengguna Commuter Line, informasi operasional resmi perlu menjadi rujukan utama ketika terjadi gangguan.
Penumpang disarankan mengikuti instruksi petugas, memperhatikan pengumuman di stasiun, serta memantau pembaruan perjalanan melalui kanal resmi KAI Commuter.
Informasi mengenai gangguan tersebut perlu dibedakan dari dugaan yang belum terkonfirmasi mengenai penyebab teknis lain maupun dampaknya.
Pemeriksaan dan keterangan operator menjadi dasar untuk menjelaskan kejadian secara akurat.
Dengan penanganan yang cepat dan informasi yang jelas, pengguna diharapkan dapat mengambil keputusan perjalanan secara lebih aman, terutama ketika gangguan berpotensi memengaruhi jadwal keberangkatan dan perpindahan kereta.***
- Penulis: leksana

Saat ini belum ada komentar