Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hot News » Pesta Narkoba di Rutan Depok Terbongkar, Petugas Diduga Sediakan Narkoba dan Alat Pesta

Pesta Narkoba di Rutan Depok Terbongkar, Petugas Diduga Sediakan Narkoba dan Alat Pesta

  • account_circle Lambeku
  • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lambeku.com – Kasus dugaan pesta narkoba di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok memasuki babak baru. Setelah video aktivitas sejumlah warga binaan di dalam kamar hunian viral di media sosial, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengungkap adanya dugaan keterlibatan pegawai dalam penyediaan narkoba dan peralatan yang digunakan dalam aktivitas tersebut.

Inspektur Jenderal Kemenimipas Rudi Setiawan mengatakan pihaknya telah melakukan pendalaman internal dan menemukan indikasi adanya pegawai yang membantu menyediakan narkoba serta alat-alat yang digunakan untuk berpesta.

“Kami sudah diskusikan bahwa ada pegawai kami yang turut membantu menyediakan narkoba dan menyediakan alat-alat yang digunakan untuk berpesta,” kata Rudi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Rudi menegaskan dugaan tersebut masih akan didalami. Namun, terhadap pegawai yang terbukti melanggar, Kemenimipas memastikan akan menjatuhkan sanksi.

Video Viral Membuka Kasus

Kasus ini bermula dari beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah pria berada di sebuah ruangan dengan suasana seperti pesta. Dalam video tersebut tampak aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.

Pihak Rutan Depok kemudian melakukan pemeriksaan untuk memastikan lokasi kejadian.

Kepala Rutan Kelas I Depok Ario Galih Maduseno membenarkan bahwa video tersebut memang direkam di lingkungan Rutan Depok.

Berdasarkan pemeriksaan awal, video tersebut direkam di salah satu kamar hunian yang dihuni sekitar 22 warga binaan. Dari jumlah tersebut, sekitar tiga hingga empat warga binaan menjadi fokus pemeriksaan lebih lanjut.

Selain warga binaan, dua petugas juga diperiksa terkait dugaan keterlibatan dalam masuknya barang-barang yang terlihat dalam video.

Dua Petugas Dilaporkan ke Polisi

Dugaan keterlibatan petugas menjadi salah satu perkembangan paling serius dalam kasus tersebut.

Rutan Depok telah melaporkan dugaan keterlibatan dua petugas kepada kepolisian untuk proses lebih lanjut. Kedua petugas tersebut berasal dari unsur pengamanan dan staf perlindungan atau bimbingan kerja.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno mengatakan langkah hukum telah diambil terhadap pegawai yang diduga terlibat.

Menurut Yudi, laporan polisi telah dibuat oleh Kepala Rutan Depok dan prosesnya masih berjalan.

Dengan demikian, proses pemeriksaan tidak hanya diarahkan kepada warga binaan yang berada di kamar tersebut, tetapi juga terhadap kemungkinan adanya pelanggaran dari internal petugas.

Rutan Depok Akui Ada Kejadian

Pihak Rutan Depok tidak membantah keberadaan video tersebut.

Ario mengatakan hasil pemeriksaan awal memastikan bahwa lokasi dalam video memang berada di Rutan Depok. Saat ini pihaknya masih mengurai siapa saja yang terlibat dan bagaimana barang yang diduga berkaitan dengan narkoba dapat masuk ke dalam rutan.

“Setelah kami investigasi, apa yang beredar di video tersebut memang berada di Rutan Depok,” ujar Ario.

Ario juga mengatakan pemeriksaan terhadap kamar tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi warga binaan yang berkaitan langsung dengan aktivitas dalam video.

Bagaimana Narkoba Bisa Masuk?

Pertanyaan besar berikutnya adalah bagaimana narkoba dan peralatan yang diduga digunakan dalam aktivitas tersebut dapat masuk ke dalam lingkungan rutan.

Ario menyebut mekanisme masuknya narkoba masih menjadi bagian dari investigasi.

Karena itu, belum ada kesimpulan final mengenai jalur masuk barang tersebut maupun pihak yang secara pasti bertanggung jawab.

Rutan Depok menyatakan akan meningkatkan pengawasan dan melakukan razia secara berkelanjutan. Upaya tersebut juga akan melibatkan pihak eksternal untuk memperkuat pengawasan terhadap peredaran narkoba di dalam rutan.

Ironi di Balik Jeruji

Kasus ini menjadi sorotan karena rutan seharusnya menjadi tempat yang memiliki sistem pengamanan ketat, termasuk pengawasan terhadap barang yang masuk dan aktivitas warga binaan.

Apalagi, dugaan penyalahgunaan narkoba terjadi di tengah kebijakan Kemenimipas yang selama ini menempatkan pemberantasan narkoba sebagai salah satu prioritas dalam pembenahan sistem pemasyarakatan.

Kemenimipas sebelumnya menyatakan terus memperkuat razia rutin dan insidentil, pemeriksaan barang serta pengunjung, hingga tes urine terhadap warga binaan dan petugas.

Karena itu, munculnya video dugaan pesta narkoba di Rutan Depok sekaligus membuka pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan di tingkat satuan kerja.

Namun, pertanyaan tersebut perlu dijawab melalui proses investigasi, bukan semata berdasarkan video yang beredar.

Pemeriksaan Masih Berjalan

Hingga Senin (5/10/2026), pemeriksaan terhadap warga binaan dan petugas masih berlangsung.

Kemenimipas juga belum mengungkap secara lengkap identitas maupun peran masing-masing pihak yang diperiksa. Status dugaan keterlibatan petugas juga masih harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan dan penanganan hukum.

Yang sudah dikonfirmasi pemerintah adalah video tersebut memang direkam di Rutan Depok dan terdapat dugaan keterlibatan pegawai dalam menyediakan narkoba serta alat yang digunakan untuk aktivitas tersebut.

Kemenimipas memastikan akan menjatuhkan sanksi terhadap pegawai apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran.

Kasus ini kini menjadi ujian bagi pengawasan internal pemasyarakatan: bukan hanya bagaimana narkoba bisa masuk ke balik jeruji, tetapi juga bagaimana memastikan tidak ada oknum dari dalam sistem yang justru membantu membuka jalan bagi peredaran narkoba.

  • Penulis: Lambeku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Syarat Pendidikan Gibran Masuk Babak Akhir, MK Siapkan Putusan 5–6 Oktober 2026

    Sengketa Syarat Pendidikan Gibran Masuk Babak Akhir, MK Siapkan Putusan 5–6 Oktober 2026

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    Lambeku.com –  Sengketa mengenai pemenuhan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024 memasuki babak akhir di Mahkamah Konstitusi (MK). Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 yang diajukan Denny Indrayana bersama 11 pemohon lainnya telah menyelesaikan rangkaian pemeriksaan, termasuk pemeriksaan saksi dan ahli dari para […]

  • Tren Fashion TikTok 2026: Gorpcore, GRWM hingga OOTD Makin Mengubah Gaya Anak Muda

    Tren Fashion TikTok 2026: Gorpcore, GRWM hingga OOTD Makin Mengubah Gaya Anak Muda

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    Lambeku.com – Dunia fashion pada 2026 semakin sulit dipisahkan dari media sosial. TikTok bukan lagi sekadar tempat berbagi video hiburan, tetapi ikut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mencari inspirasi berpakaian, menemukan merek baru hingga menentukan produk yang akhirnya dibeli. Sejumlah tren seperti gorpcore, Get Ready With Me (GRWM), Outfit of the Day (OOTD), hingga 3 […]

  • Viral Pedagang Perempuan Dipukul di Bogor, Polisi Kantongi Identitas “Bang Jago”

    Viral Pedagang Perempuan Dipukul di Bogor, Polisi Kantongi Identitas “Bang Jago”

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    Lambeku.com – Video seorang pria yang diduga memukul seorang perempuan hingga mengacak-acak barang dagangannya di Pasar Griya Bukit Jaya, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, viral di media sosial. Kasus yang semula ramai diperbincangkan warganet itu kini masuk ke proses hukum. Polisi memastikan identitas pria yang dalam video viral disebut sebagai “Bang Jago” telah diketahui. Kanit Reskrim […]

  • Indonesia vs Thailand Malam Ini, SUGBK Penuh 67 Ribu Suporter, Garuda Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup

    Indonesia vs Thailand Malam Ini, SUGBK Penuh 67 Ribu Suporter, Garuda Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    Lambeku.com – Pertandingan yang ditunggu-tunggu pecinta sepak bola Asia Tenggara akhirnya tiba. Timnas Indonesia menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Laga penentuan gelar tersebut dijadwalkan kick-off pukul 20.00 WIB. Pertandingan dapat disaksikan melalui siaran langsung SCTV dan Indosiar serta layanan streaming Vidio. […]

  • Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya: 5 Orang Luka, 41 Bangunan Terdampak

    Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya: 5 Orang Luka, 41 Bangunan Terdampak

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    Lambeku.com –  Ledakan keras mengguncang kawasan Ruko San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.11 WIB tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka. Ledakan juga menimbulkan kerusakan pada puluhan bangunan dan sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi. Berdasarkan perkembangan terbaru, polisi mencatat sedikitnya 41 bangunan […]

  • Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

    Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Lambeku
    • 0Komentar

    Lambeku.com – Timnas Indonesia resmi menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati drama panjang dan menegangkan melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Skuad Garuda mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2, setelah kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit. Kemenangan tersebut mengantarkan Indonesia menjadi juara perdana FIFA […]

expand_less