Viral Asap Keluar dari Dalam Tanah di Mamuju, BPBD Minta Warga Jangan Mendekat
- account_circle Lambeku
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Asap Keluar dari Dalam Tanah di Mamuju ( Foto: facebook )
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lambeKu.com – Sebuah video yang memperlihatkan asap keluar dari dalam tanah di Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial.
Fenomena tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu (18/10/2026). Dalam rekaman yang beredar, terlihat asap mengepul dari sejumlah lubang di tanah, sementara beberapa warga berkumpul untuk menyaksikan kejadian tersebut.
Kemunculan asap dari bawah permukaan tanah itu memicu rasa penasaran masyarakat. Namun, hingga Senin (19/10/2026), penyebab pasti fenomena tersebut belum diketahui secara resmi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak mendekati lokasi sebelum kondisi di lapangan dipastikan aman.
Ia mengatakan pihaknya masih menunggu informasi dari BPBD Kabupaten Mamuju untuk mengetahui kondisi terkini serta memastikan langkah penanganan yang diperlukan.
Warga Diminta Tidak Menggali Tanah
BPBD juga mengingatkan warga agar tidak melakukan penggalian atau tindakan lain di sekitar titik keluarnya asap. Aktivitas tersebut dikhawatirkan menimbulkan risiko keselamatan apabila terdapat kondisi berbahaya di bawah permukaan tanah.
Salah satu kemungkinan yang disoroti adalah adanya kebakaran di bawah tanah. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab munculnya asap di Desa Botteng.
Karena itu, masyarakat diminta tidak berspekulasi mengenai sumber fenomena tersebut sebelum ada hasil pemeriksaan dari pihak terkait.
Penyebab Masih Menunggu Pemeriksaan
BPBD Kabupaten Mamuju tengah berupaya memastikan kondisi lokasi dan apakah asap masih keluar dari tanah. Pemeriksaan lapangan diperlukan untuk memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai kejadian tersebut.
Hingga informasi terakhir yang diberitakan, belum ada kesimpulan resmi mengenai sumber asap maupun potensi bahaya yang menyertainya.
Masyarakat di sekitar lokasi diharapkan menjaga jarak, tidak mencoba menggali titik keluarnya asap, serta mengikuti arahan petugas apabila ada perkembangan lebih lanjut.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa kejadian yang terlihat unik di media sosial tidak selalu aman untuk didekati. Menunggu pemeriksaan petugas merupakan langkah yang lebih bijak daripada mencoba mencari tahu penyebabnya sendiri.***
- Penulis: Lambeku

Saat ini belum ada komentar