Longsor Timbun Penginapan Glamping di Badung Bali, Dua Pengunjung Masih Dicari Tim SAR
- account_circle Hanken surya
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

Longsor Timbun Penginapan Glamping di Badung Bali
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lambeKu.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Badung, Bali, memicu longsor di kawasan wisata Eco Park Pelaga Glamping Retreat, Desa Pelaga,
Kecamatan Petang. Dua pengunjung dilaporkan diduga tertimbun material longsoran setelah sebuah bangunan penginapan terdampak pada Minggu (1/11/2026) malam.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Senin (2/11/2026) pagi. Laporan awal disampaikan pihak pengelola yang mencurigai masih ada dua tamu di dalam bangunan ketika material tanah dari tebing menimbun tempat menginap tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menyampaikan bahwa tim SAR kemudian diberangkatkan untuk melakukan pencarian dan pertolongan. Pada tahap awal, sembilan personel rescue dikerahkan menuju lokasi.
Upaya pencarian menghadapi sejumlah kendala. Hujan deras dan kondisi medan yang curam membuat akses menuju titik longsor tidak mudah dilalui. Tim gabungan harus memperhitungkan keselamatan personel sekaligus mengupayakan pencarian korban.
Polres Badung juga mengerahkan personel gabungan untuk membantu operasi pencarian. Proses penanganan melibatkan unsur kepolisian, Basarnas, BPBD, serta pihak terkait lainnya.
Peristiwa ini terjadi ketika Bali mulai memasuki periode musim hujan. Sejumlah wilayah dilaporkan mengalami kejadian bencana hidrometeorologi, mulai dari tanah longsor hingga pohon tumbang.
Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi pengelola tempat wisata, khususnya akomodasi yang berada di kawasan perbukitan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pergerakan tanah.
Wisatawan juga diimbau memperhatikan kondisi cuaca dan informasi keselamatan sebelum beraktivitas di kawasan rawan longsor. Hingga proses pencarian berlangsung, keberadaan dua pengunjung tersebut masih menjadi perhatian utama tim SAR.***
- Penulis: Hanken surya

Saat ini belum ada komentar