Gen Z Makin Peduli Kesehatan, Tidur Berkualitas hingga Olahraga Jadi Prioritas
- account_circle Nindya Suci
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

Kolase Gaya Hidup Sehat Gen Z ( foto: Indo1 )
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lambeKu.com – Gaya hidup sehat semakin menjadi perhatian generasi muda Indonesia.
Bagi Gen Z, menjaga kesehatan kini bukan sekadar soal penampilan, tetapi juga berkaitan dengan kualitas tidur, pola makan, aktivitas fisik, dan keseimbangan kesehatan mental.
Tren tersebut terlihat dari meningkatnya minat terhadap berbagai aktivitas kebugaran, mulai dari lari, gym, pilates, padel, hingga hiking.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi cara untuk menjaga kebugaran, tetapi juga kesempatan untuk bersosialisasi dan membangun komunitas dengan minat serupa.
Laporan Liputan6.com pada 6 Oktober 2026 yang mengutip Asia Pacific Wellness Culture Survey 2026 menyebutkan bahwa 72 persen responden Gen Z Indonesia mengaku lebih sering menjalani aktivitas wellness dibandingkan tiga tahun sebelumnya.
Temuan itu memperlihatkan bahwa kebiasaan menjaga kesehatan semakin mendapat tempat dalam keseharian generasi muda.
Tidur dan Pola Makan Ikut Jadi Perhatian
Selain olahraga, kualitas tidur juga menjadi salah satu hal yang ingin diperbaiki. Survei tersebut mencatat 52 persen responden Gen Z ingin meningkatkan kualitas tidur, sementara 50 persen ingin memperbaiki nutrisi atau pola makan.
Sebanyak 58 persen responden mengaku telah memperbaiki kebiasaan tidur, sedangkan 56 persen mulai memilih makanan lebih sehat dan berolahraga secara rutin.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa gaya hidup sehat tidak selalu harus dimulai dengan aktivitas yang berat. Kebiasaan sederhana seperti menjaga jadwal tidur, mengonsumsi makanan seimbang, dan menyisihkan waktu untuk bergerak dapat menjadi langkah awal.
Kesehatan Mental Juga Tak Kalah Penting
Perhatian terhadap kesehatan mental dan pengelolaan stres turut menjadi bagian dari tren wellness. Dalam survei yang sama, 49 persen responden menyatakan ingin meningkatkan kemampuan mengelola stres.
Media sosial dan komunitas juga berperan dalam membangun kebiasaan sehat. Pertemanan dapat menjadi sumber motivasi, terutama ketika seseorang berusaha mempertahankan rutinitas olahraga atau pola hidup yang lebih teratur.
Meski demikian, tren wellness sebaiknya tidak berubah menjadi tekanan sosial. Setiap orang memiliki kebutuhan, kemampuan fisik, waktu, dan kondisi ekonomi yang berbeda.
Mulai dari Kebiasaan Kecil
Menjalani hidup sehat tidak harus berarti mengikuti semua tren yang sedang populer. Setiap orang dapat memilih aktivitas yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Memperbaiki waktu tidur, berjalan kaki secara teratur, makan dengan lebih seimbang, dan menyediakan waktu untuk beristirahat merupakan beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Pada akhirnya, gaya hidup sehat bukan perlombaan untuk terlihat paling bugar. Tujuan utamanya adalah membangun kebiasaan yang realistis dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang.***
- Penulis: Nindya Suci

Saat ini belum ada komentar