BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah hingga 12 November
- account_circle Hanken surya
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah hingga 12 November ( Foto ilustrasi artificial lambeku )
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lambeKu.com – Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan peningkatan potensi hujan masih dapat terjadi hingga 12 November 2026.
Dalam prakiraan cuaca sepekan periode 6–12 November, BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang berpeluang terjadi di berbagai daerah, termasuk Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Untuk periode 6–8 November, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat di Aceh, Jawa Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua. Potensi angin kencang juga perlu diwaspadai di Lampung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.
Sementara itu, pada periode 9–12 November, Sumatera Utara masuk kategori awas untuk potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem. Aceh dan Sumatera Barat juga berada dalam kategori siaga hujan lebat.
BMKG menjelaskan, kondisi atmosfer Indonesia saat ini dipengaruhi sejumlah dinamika cuaca.
Fenomena El Niño dengan intensitas sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif masih terpantau, tetapi aktivitas gelombang atmosfer serta kondisi regional tetap dapat memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.
Dalam pemantauan periode 1–4 November, hujan sangat lebat hingga ekstrem tercatat di beberapa daerah. Curah hujan harian tertinggi mencapai 358 milimeter di Jawa Timur, disusul Bali sebesar 300 milimeter.
BMKG mengimbau masyarakat untuk memperhatikan informasi peringatan dini, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan atau melintasi kawasan rawan banjir dan longsor.
Warga juga diminta mewaspadai potensi genangan, sambaran petir, serta angin kencang yang dapat terjadi secara lokal.
Informasi cuaca terbaru dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan akun media sosial @infobmkg.
Masyarakat diharapkan tidak hanya mengandalkan perkiraan cuaca umum, tetapi juga memperhatikan pembaruan peringatan dini di wilayah masing-masing.***
- Penulis: Hanken surya

Saat ini belum ada komentar